PERGERAKAN MAHASISWA

Kategori │Pergerakan Mahasiswa

Pergerakan Mahasiswa.
Bismillahirrahmanirraahim, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) adalah suatu organisasi yang di dalamnya terdapat jiwa pemuda yang ber api-api, penuh rasa berani. Keinginanannya tentulah ingin menjadikan tatanan Negeri yang baik, sehingga menjadikan Negara INDONESIA ini yang gemah rimpah lohjinawe kerto lan raharjo. Selain itu Sahabat landasan kita untuk tetap bergerak karena, pertama adalah modernisme dalam bidang ekonomi politik. Di dalam rangkaian dengan kekuasaan oleh kekuatan dan dominasi ekonomi politik negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang seperti Indonesia ini menyebabkan terjadinya transformasi sosial dalam bentuk kolonialisme, imperialisme sampai neo liberalisme dan itu terjadi hingga saat ini. Fakta akan adanya dominasi dan kesenjangan kelas semakin jelas dan tidak bisa ditutup-tutupi. Maka PMII Pelita Bangsa harus menjadi jawaban dan solusi untuk masalah seperti ini, Langkah yang seperti apa yang harus kita perbuat, hehe jawabannya nanti saja sambil ngopi kita di sekret tercinta, karena kalau saya jabarkan disini tentulah berlembar lembar halaman sahabat. Dan sekarang langsung saja ya sahabat kira-kira alasan yang kedua itu apa, menurutku alasan yang kedua adalah karena di Indonesia gerakan mahasiswa itu mendapat suatu legitimasi sejarah atas keturut sertaannya dalam proses perjuangannya untuk kemerdekaan Negara Indonesa, sehingga semenjak berdirinya Negara. Mahasiswa diakui menjadi bagian dari sistem politik. Contohnya saja perjuangan kemerdekaan Nasional yang didorong Soekarno Cs lewat kelompok-kelompok studinya. Perjuangan Bung Hatta lewat perhimpunan Indonesianya. Dan yang paling penting untuk solusi supaya mahasiswa khususnya PMII Pelita Bangsa untuk tetap solid maka yuk sahabat-sahabat kita satukan tekat, kita satukan misi dan tujuan kita supaya kita menjadi Mahasiswa yang benar-benar Mahasiswa, Maka dengan penuh kerendahan Hati Saya SUKAMIM meminta doa restunya dan dukungannya, semoga dengan niak yang baik ini Menjadikan PMII Pelita Bangsa yang benar-benar bisa Menjadikan Pelita Buat Bangsa Negara, Dan Agama. Di RTK dua Nanti semoga menjadi pintu Gerbangnya perjuangan, yang baik kita lanjutkan dan yang belum baik kita perbaiki menjadi lebih baik Salam Pergerakan.
Dan untuk Komisariat PMII Pelita Bangsa kedepannya Visi Misi saya Adalah
VISI
“Membangun kader PMII Pelita Bangsa menjadi pribadi muslim yang Religius, berkomitmen, intelek, berwawasan tehnik dan berlandaskan Ahlussunnah wal jama’ah”.

MISI
1. Melakukan pendampingan kader untuk mengembangkan kecerdasan intelektual.
2. Berperan aktif dan berpartisipasi dalam dinamika kehidupan di kampus sesuai tujuan PMII.
3. Menjalin komunikasi dan kedekatan emosional antar kader dan alumni.
4. Menginisiasi program pemberdayaan berbasis teknologi sesuai dengan kebutuhan dan potensi kader.


Terimakasih atas dukungannya sahabat-sahabat, inilah kami wahai Indonesia ilmu dan bhakti kuberikan, adil dan makmur ku perjuangkan, wallahumuafik ila akhomittorik Wasaalamualaikum wr,wb. Salam Pergerakan !!!



  •  

    Rankaian Materi Mata Kuliah Perpajakan.

    Kategori │mahasiswa

    KATA PENGANTAR

    Alkamdulillahirabbilalamin saya panjatkan kehadirat Allah swt, karena atas rahmat dan Karunianya saya dapat menyusun tugas yang berjudul “Rangkaian Materi Mata Kuliah Perpajakan”.
    Pada kesempatan ini, saya sampaikan dengan penuh rasa hormat dan terima kasih kepada Dosen Mata Kuliah , Ibu Else Fatmawati dan kepada Teman-teman di kelas Msdm D2 Universitas Pelita Bangsa.
    Sebagai penulis saya telah berusaha keras agar pembuatan tulisan ini dapat menambah pengetahuan dan menjadi salah satu sumber referensi bacaan yang bermanfaat bagi Sahabat-sahabat PMII Pelita Bangsa pada khususnya dan untuk Semua Mahasiswa pada umumnya.
    Akhir kata, Ijinkanlah diriku untuk mengutip pepatah lama yang berbunyi “Tiada gading yang tak retak”.
    Saya hanyalah insan yang biasa yang menyadari sepenuhnya bahwa penulisan makalah ini jauh dari kata sempurna maka dari itu saya sebagai penulis mohon maaf atas segala kekurangan yang ada. saya selalu terbuka untuk seobyektif mungkin menerima saran dan kritik dari sahabat-sahabat.
    Apalagi diskusinya di sekretariat kita, sekretariat PMII Pelita Bangsa, uh mantap jiwa.


    Cikarang, 21 Januari 2018


    I. PENDAHULUAN

    I.I Latar Belakang

    Makalah ini sebenernya saya buat di samping adanya tugas juga mengingat betapa pentingnya pengetahuan ini yaitu pengetahuan tentang Perpajakan. Pajak merupakan iuran rakyat terhadap negara terhadap UU sehingga dapat dipaksakan dengan tidak mendapat imbalan secara langsung. Pajak diambil berdasarkan penguasa yang mempunyai norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif demi mencapai kesejahteraan umum.
    Pajak penghasilan adalah pajak yang dibebankan pada penghasilan perorangan, perusahaan atau badan hukum lainnya. Pajak penghasilan bisa diberlakukan progresif, proporsional, atau regresif. Obyek Pajak Penghasilan yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak (WP), baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apapun.
    Pajak pertambahan nilai (PPN) yaitu pajak yang dikenakan atas setiap pertambahan nilai dari barang atau jasa dalam peredarannya dari produsen ke konsumen. PPN termasuk jenis pajak tak langsung, yang artinya bahwa pajak tersebut disetor oleh pihak lain (pedagang) yang bukan penanggung pajak, atau dengan kata lain, penanggung pajak (konsumen akhir) tidak menyetorkan langsung pajak yang ia tanggung. Dalam perhitungan PPN yang harus disetor oleh PKP dikenal istilah Pajak Keluaran dan Pajak Masukan. Pajak Keluaran adalah PPN yang dipungut ketika PKP menjual produknya, sedangkan Pajak Masukan adalah PPN yang dibayar ketika PKP membeli/memperoleh/membuat produknya. Utang pajak adalah tanggungan yang masih harus dibayar, termasuk sanksi administrasi berupa bunga, denda, atau kenaikan tarif yang tercantum dalam surat ketetapan pajak atau surat sejenisnya berdasarkan peraturan perundang – undangan perpajakan.

    1.2 Rumusan Masalah
    Permasalahan yang diangkat dalam hal ini adalah bagaimanakah pajak bisa mengatasi harga pasar yang tidak stabil ?

    1.3 Tujuan Penulisan
    Tujuan penulisan ini bertujuan menganalisa peran pajak dalam menjaga stabilitas perekonomian.

    II. PEMBAHASAN

    Pajak merupakan iuran rakyat terhadap negara terhadap UU sehingga dapat dipaksakan dengan tidak mendapat imbalan secara langsung. Pajak diambil berdasarkan penguasa yang mempunyai norma-norma hukum untuk menutup biaya produksi barang-barang dan jasa kolektif demi mencapai kesejahteraan umum.


    Pajak-pajak Pusat yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak meliputi :

    1. Pajak Penghasilan (PPh)
    PPh adalah pajak yang dikenakan kepada orang pribadi atau badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam suatu Tahun Pajak. Yang dimaksud dengan penghasilan adlah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang berasal baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia yang dapat digunakan untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan dengan nama dan dalam bentuk apapun. Dengan demikian maka penghasilan itu dapat berupa keuntungan usaha, gaji, honorarium, hadiah, dan lain sebagainya.

    2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
    PPN adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak di dalam Daerah Pabean. Orang Pribadi, perusahaan, maupun pemerintah yang mengkonsumsi Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak dikenakan PPN. Pada dasarnya, setiap barang dan jasa adalah Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak, kecuali ditentukan lain oleh Undang-undang PPN. Tarif PPN adalah tunggal yaitu sebesar 10%. Dalam hal ekspor, tarif PPN adalah 0%. Yang dimaksud Dengan Pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat, peraian, dan ruang udara diatasnya.

    3. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn BM)
    Selain dikenakan PPN, atas barang-barang kena pajak tertentu yang tergolong mewah, juga dikenakan PPn BM. Yang dimaksud dengan Barang Kena Pajak yang tergolong mewah adalah :

    a. Barang tersebut bukan merupakan barang kebutuhan pokok; atau
    b. Barang tersebut dikonsumsi oleh masyarakat tertentu; atau
    c. Pada umumnya barang tersebut dikonsumsi oleh masyarakat berpenghasilan tinggi; atau
    d. Barang tersebut dikonsumsi untuk menunjukkan status; atau
    e. Apabila dikonsumsi dapat merusak kesehatan dan moral masyarakat, serta mengganggu ketertiban masyarakat.

    4. Bea Meterai
    Bea Meterai adalah pajak yang dikenakan atas dokumen, seperti surat perjanjian, akta notaris, serta kwitansi pembayaran, surat berharga, dan efek, yang memuat jumlah uang atau nominal diatas jumlah tertentu sesuai dengan ketentuan.

    5. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
    PBB adalah pajak yang dikenakan atas kepemilikan atau pemanfaatan tanah dan atau bangunan. PBB merupakan Pajak Pusat namun demikian hampir seluruh realisasi penerimaan PBB diserahkan kepada Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota.

    6. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
    BPHTB adalah pajak yang dikenakan atas perolehan hak atas tanah dan atau bangunan. Seperti halnya PBB, walaupun BPHTB dikelola oleh Pemerintah Pusat namun realisasi penerimaan BPHTB seluruhnya diserahkan kepada Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan.

    Pajak-pajak yang dipungut oleh Pemerintah Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten/Kota antara lain meliputi :
    1. Pajak Propinsi
    a. Pajak Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
    b. Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor dan Kendaraan di Atas Air;
    c. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bemotor;
    d. Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah dan Air Permukaan.
    2. Pajak Kabupaten/Kota
    a. Pajak Hotel;
    b. Pajak Restoran;
    c. Pajak Hiburan;
    d. Pajak Reklame;
    e. Pajak Penerangan Jalan;
    f. Pajak Pengambilan Bahan Galian Golongan C;
    g. Pajak Parkir.

    Unsur Pajak
    1.Pajak diambil berdasarkan UU. Aturan ini berdasarkan dengan Undang Undang Dasar 1945 yang menyatakan pajak bersifat memaksa untuk keperluan dan berlangsungnya kehidupan bernegara.
    2.Tidak mendapatkan timbal balik secara langsung melainkan bertahap demi kepentingan bersama.
    3.Pengambilan pajak untuk membiaya pembangunan infrastruktur pemerintahan dan demi berlangsungnya kesehjateraan rakyat banyak, bukan untuk pemerintah tetapi dikembalikan kepada rakyat
    4.Pembayaran pajak merupakan hal yang wajib dan mutlak serta harus dilakukan dan jika tidak membayar atau membohongi pemerintah akan dikenakan sanksi yang besar.
    5.Pajak juga berfungsi untuk membiaya pekerjaan di lapangan, bukan hanya untuk anggaran belanja negara tetapi untuk berlangsungnya pembangunan ekonomi dari segala sektor..
    Berdasarkan lembaga yang memungut pajak, maka pajak dibagi menjadi dua jenis yaitu:
    Pajak Negara
    Biasa disebut dengan Pajak pusat yaitu pajak yang dipungut oleh Pemerintah Pusat yang terdiri dari:
    •Pajak Penghasilan
    Pajak yang diambil dari penghasilan rakyat untuk kepentingan negara
    •Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah biasa disebut PPN
    Pajak yang menambahkan nilai jual seperti ketika Anda membeli makanan di restoran akan terkena biaya tambahan 10%
    •Bea Masuk
    •Cukai
    Pajak Daerah
    Sesuai UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, berikut jenis-jenis Pajak Daerah:
    Pajak Provinsi terdiri dari:
    •Pajak Kendaraan yang setiap tahun dibayarkan
    •Bea Balik Nama Kendaraan untuk pemindahan tangan kendaraan
    •dan lain lain
    Jenis Pajak Kabupaten/Kota terdiri atas:
    •Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan; dan
    •Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan.
    •dan lain lain
    Fungsi Pajak
    Pajak mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan bernegara yaitu bahwa di dalam pelaksanaan pembangunan mempunyai satu kebutuhan penting yaitu dana yang didapat dari, pajak merupakan sumber pendapatan negara untuk membiayai semua pengeluaran dalam kehidupan berpemerintahan termasuk pengeluaran pembangunan. Oleh sebab itu maka pajak mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
    •Fungsi anggaran mempunyai tugas yaitu memberikan sumber pendapatan negara pajak yang mempunyai fungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara. Oleh sebab itu untuk menjalankan kewajiban rutin negara dan melaksanakan pembangunan dan bernegara membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya yang besar ini tentu saja dapat diperoleh dari penerimaan pajak. Zaman ini pajak digunakan untuk pembiayaan rutin seperti pembayaran gaji pegawai, membeli barang seperti peralatan, pemeliharaan, dan lain lain. Untuk pembiayaan pembangunan yang begitu besar, uang dicairkan dari tabungan pemerintah melewati penerimaan internal bangsa ini dikurangi pengeluaran rutin. Tabungan pemerintah yang sangat besar ini ini dari tahun ke tahun semakin membesar sesuai kebutuhan pembiayaan pembangunan yang semakin membesar oleh sebab itu yang paling utama diharapkan dari sektor pajak.
    •Fungsi mengatur yaitu pemerintah bisa mengatur secara leluasa pertumbuhan ekonomi melalui pajak. Dengan kebebasan yang mempunyai suatu fungsi mengatur pajak diperbolehkan digunakan sebagai alat untuk mencapai hasil yang jelas. Seperti dalam rangka membantu investor dalam penanaman modal maupun di negeri sendiri maupun di luar negeri dengan memberikan berbagai macam fasilitas keringanan pembayaran pajak untuk menarik investor asing. Dalam rangka melindungi produksi dalam negeri makan pemerintah mempunyai aturan untuk pemerintah berhak menetapkan bea masuk yang tinggi untuk produk luar negeri.
    •Fungsi stabilitas yang sangat membantu untuk menjaga kestabilan pajak, pemerintah mempunyai dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan terhadap stabilitas harga yang memungkinkan inflasi dapat dikendalikan secara utuh, Oleh sebab itu hal ini bisa dilakukan antara lain dengan cara menjaga dan mengatur peredaran uang di masyarakat, pengambilan pajak, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
    •Fungsi redistribusi pendapatan Pajak yang telah dipungut oleh negara tidak serta merta hanya demi kepentingan sedikit orang, tetapi digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum termasuk untuk pembangunan untuk itu dapat membuka kesempatan kerja yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

    Tetapi dengan banyaknya korupsi di pemerintahan banyak orang yang tidak percaya jika pajak disalurkan dengan benar, semoga pemerintah dapat membuat rakyat kembali percaya kepada instansi pajak terkait. Apakah Anda sudah membayar pajak?


    Ada bermacam-macam batasan atau definisi tentang pajak menurut para ahli diantaranya adalah :

    1. Prof. Dr. P. J. A. Adriani = pajak adalah iuran masrayakat kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terutang oleh yang wajib membayararnya menurut peraturan-peraturan umum (undang-undang) dengan tidak mendapat prestasi kembali yang langsung dapat ditunjuk dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung tugas-tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan.

    2. Prof. Dr. H. Rochmat Soemitro SH. = pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapat jasa timbal yang langsung dapat ditunjukan dan yang digunakan untuk membayar pengeluaran umum.

    3. Sommerfeld Ray M. Anderson Herschel M. & Brock Horace R. = Pajak adalah suatu pengalihan sumber dari sektor swasta ke sektor pemerintah, bukan akibat pelanggaran hukum, namun wajib dilaksanakan, berdasarkan ketentuan yang sudah ditentukan dan tanpa mendapat imbalan yang langsung dan proporsional, agar pemerintah dapat melaksanakan tugas-tugasnya untuk menjalankan pemerintahan.

    4. Smeets = Pajak adalah prestasi kepada pemerintah yang terhutang melalui norma-norma umum dan dapat dipaksakan tanpa adanya kontraprestasi yang dapat ditunjukan dalam hak individual untuk membiayai pengeluaran pemerintah

    5. Suparman Sumawidjaya = pajak adalah iuran wajib berupa barang yang dipungut oleh penguasa berdasarkan norma hukum, guna menutup biaya produksi barang dan jasa kolektif dalam mencapai kesejahteraan umum.

    Lima unsur pokok dalam definisi pajak pajak adalah :
    1. Iuran/pungutan dari rakyat kepada Negara
    2. Pajak dipungut berdasarkan undang-undang
    3. Pajak dapat dipaksakan
    4. Tanpa jasa timbal atau kontraprestasi
    5. Digunakan untuk membiayai rumah tangga negara (pengeluaran umum pemerintah)

    PAJAK PENGHASILAN (PPh)

    Pajak Penghasilan yang bersifat final adalah pajak atas penghasilan tertentu di mana mekanisme pemajakannya telah dianggap selesai pada saat dilakukan pemotongan, pemungutan atau penyetoran sendiri oleh Wajib Pajak yang bersangkutan. Pertimbangan-pertimbangan yang mendasari diberikannya perlakuan khusus ini adalah demi kesederhanaan dalam pemungutan pajak, keadilan, serta pemerataan dalam pengenaan pajaknya agar tidak menambah beban administrasi baik bagi Wajib Pajak maupun Direktorat Jenderal Pajak, serta memperhatikan perkembangan ekonomi dan moneter.
    Buku ini berisikan penjelasan secara komperehensif atas 23 jenis penghasilan yang dikenakan Pajak Penghasilan yang bersifat final sebagaimana yang diatur dalam pasal 4 ayat (2), pasal 15, pasal 17 ayat (2d), pasal 19, pasal 21 dan pasal 22 Undang-undang No. 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan. Penghasilan tersebut diantaranya adalah: Penghasilan dari Hadiah Undian, Bunga Deposito dan Tabungan, Penghasilan Hak atas Tanah dan Bangunan, Penjualan Saham di Bursa Efek, Diskonto Surat Perbendaharaan Negara, Usaha Jasa Konstruksi, Uang Pesangon yang dibayarkan sekaligus, Selisih Lebih dari Revaluasi Aktiva Tetap, serta jenis-jenis penghasilan lainnya.

    Macam-macam Pajak Penghasilan yang diatur dalam Undang-undang Pajak Penghasilan antara lain:
    1.Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (1) adalah pajak penghasilan atas setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak.
    2.Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat (2) merupakan pajak yang bersifat final, dikenakan atas penghasilan antara lain:
    oBunga deposito, tabungan, bunga obligasi, bunga simpanan anggota koperasi
    oHadiah undian
    oPenghasilan dari transaksi saham
    oPengalihan harta berupa tanah dan/atau bangunan, usaha jasa kontruksi, usaha real estate, dan persewaan tanah dan/ atau bangunan
    3.Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah pemotongan pajak atas penghasilan sehubungan pekerjaan, jasa, atau kegiatan yang diterima Wajib Pajak orang pribadi dalam negeri
    4.Pajak Penghasilan Pasal 22 adalah pemungutan pajak yang dilakukan oleh:
    oBendahara yang memungut pajak sehubungan dengan Pembayaran atas penyerahan barang
    oBadan-badan tertentu yang memungut pajak dari Wajib Pajak yang melakukan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain
    oWajib Pajak badan tertentu yang memungut pajak dari pembeli atas penjualan barang yang tergolong sangat mewah
    5.Pajak Penghasilan Pasal 23 adalah pemotongan pajak kepada Wajib Pajak dalam negeri atas penghasilan:
    oDividen, bunga, royalty serta
    ohadiah, penghargaan bonus, dan sejenisnya
    osewa dan penghasilan lain sehubungan penggunaan harta
    oimbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan,dan jasa lain.
    6.Pajak Penghasilan Pasal 24 adalah pajak penghasilan yang dibayar di luar negeri boleh dikreditkan terhadap pajak yang terutang dalam tahun pajak yang sama.
    7.Pajak Penghasilan Pasal 25 adalah angsuran pajak dalam tahun berjalan
    8.Pajak Penghasilan Pasal 26 adalah pemotongan pajak kepada Wajib Pajak luar negeri atas penghasilan dividen, bunga, royalty, imbalan sehubungan jasa, pekerjaan dan kegiatan, hadiah dan penghargaan, pensiun, premi swap, keungtungan karena pembebasan utang, yang dibayarkan kepada Wajib Pajak luar negeri.
    9.Pajak Penghasilan Pasal 29 adalah kekurangan pembayaran pajak yang terutang pada SPT Tahunan Pajak Penghasilan
    Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

    Pajak Pertambahan Nilai merupakan pajak tidak langsung, yang dikenakan atas transaksi penyerahan Barang Kena Pajak maupun penmanfaatan Jasa Kena Pajak. Pada dasarnya pengenaan Pajak Pertambahan Nilai akan dibebankan kepada konsumen akhir.
    Karena merupakan pajak tidak langsung, pengenaan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Kena Pajak yang sama dapat dikenakan berkali-kali. Namun demikian, Pajak Pertambahan Nilai yang harus dibayar setiap pengenaan PPN tersebut, terlebih dahulu harus diperhitungkan dengan pajak masukan yang berkaitan dengan pengadaan Barang Kena Pajak tersebut. Ini mengandung arti bahwa PPN atas penyerahan Barang Kena Pajak pada setiap transaksi tersebut dikenakan atas nilai tambah dari Dasar Pengenaan Pajak setiap transaksi.
    ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
    Dengan berpegang teguh pada prinsip kepastian hukum, keadilan, dan kesederhaan, arah dan tujuan perubahan Undang-Undang tentang ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan ini mengacu pada kebijakan pokok sebagai berikut:
    a. Meningkatkan efesiensi pemungutan pajak dalam rangka mendukung penerimaan Negara.
    b. Menigkatakan pelayanan, kepastian hukum dan keadilan bagi masyarakat guna meningkatkan daya saing dalam bidang penanaman modal, dengan tetap mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah.
    c. Menyesuaikan tuntutan perkembangan sosial ekonomi masyarakat serta perkembangan di bidang teknologi informasi.
    d. Meningkatkan keseimbangan antara hak dan kewajiban
    e. Menyederhanakan prosedur administrasi perpajakan
    f. Meningkatakan penerapan prinsip self assement secara akuntabel dan konsisten, dan;
    g. Mendukung iklim usaha kea rah yang lebih kondusif dan kompetitif.

    Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

    Nomor pokok wajib pajak adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajaknnya.
    Fungsi NPWP Sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dan Untuk menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan dalam pelaksaan administrasi perpajakan.

    Sanksi
    Setiap orang dengan sengaja tidak mendaftarkan diri untuk diberikan Nomor Pokok Wajin Pajak , atau menyalah gunakan atau menggunakan tabpa hak NPWP sehingga dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan Negara dipidana penjar apaling sedikit enam bulan dan paling lama enam tahun dan denda paling sedikit dua kali jumlah pajak terutang yang tidak atau tidak kurang dibayar dan paling banyak empat kali jumlah pajak terutang yang tidak dibayar.

    Penghapusan NPWP apabila:
    1. Dilakukan permohonan pengapusan NPWP oleh Wajib Pajak dan/atau ahli ahli waris nya apabila wajib Pajak sudah tiada memenuhi persyaratan subyektif dan atau obyektif sesuai dengan ketentuan undang-undang perpajakan
    2. Wajib pajak badan dilikuidasi karena penghentian atau penggabungan usaha
    3. Wajib pajak bentuk usaha tetap menghentikan kegiatan usahanya di Indonesia

    Surat Pemberitahuan (SPT)

    a. Pengertian SPT adalah surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/ atau harta pembayran pajak , objek pajak dan/atau bukan oleh objek pajak , dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan perpajakan.

    b. Fungsi SPT Pembayaran atau pelunasan pajak yang telah dilaksanakan sendiri dan/atua melalui pemotongan atau pemungutan atau pemungutan pihak lain dalam satu tahun pajak atau bagian tahun pajak.
    c. Jenis SPT Secara garis besar dibedakan menjadi dua,yaitu surat Pemberitahuan untuk suatu Masa Pajak dan Surat Pemberitahuan Tahunan adalah Pemberitahuan untuk suatu Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak.

    Surat Setoran Pajak (SSP) dan Pembayaran Pajak

    Surat setoran pajak adalah bukti pembayaran atau penyetoran pajak yang telah dilakukan dengan menggunakan formulir atau telah dilakukan dengan cara lain ke kas Negara melalui tempat pembayararan yang ditunjuk oleh Mentri Keuangan.
    Fungsi SSP berfungsi sebagai bukti pembayaran pajak apabila telah disahkan oleh pejabat kantor penerima pembayaran yang berwenang atau apabila telah mendapatkan validasi.

    Surat Ketetapan pajak adalah surat ketetapan yang meliputi Surat Ketetapan Pajak Kurang bayar , Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan, Surat Ketetapan Pajak Nihil, atau Surat ketetapan Pajak lebih Bayar.
    Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Pengertian ‘’surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak , jumlah kredit pajak , jumlah kekeurangan pajak, besarnya sanksi administrasi , dan jumlah pajak yang masih harus dibayar.


    III. KESIMPULAN DAN PENUTUP

    Dari pembahasan dapat disimpulkan beberapa hal dan dapat juga disimpulkan peran pajak khususnya dalam kestabilan harga pasar dan umumnya kestabilan pasar adalah sebagai berikut:

    a. Pajak merupakan campur tangan pemerintah dalam perekonomian
    b. Pemerintah mengatur perekonomian Negara dengan pajak dan subsidi yang didapat dari pajak
    c. Pajak berfungsi sebagai Pengatur pertumbuhan ekonomi
    d. Didalam ilmu ekonomi harga adalah factor utama yang mempengaruhi permintaan dan penawaran suatu barang yang akan membentuk pola kegiatan perekonomian
    e. Dengan adanya pajak, pemerintah memiliki dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan
    f. Kestabilan harga dapat diajaga dengan jalan mengatur peredaran uang di masyarakat dengan pajak, pemungutan pajak untuk dana subsidi dan pembangunan, penggunaan pajak yang efektif dan efisien.
    g. Subsidi adalah bantuan dari pemerintah untuk menekan harga. Subsidi juga bisa diartikan pengurangan persenan pajak dalam suatu produk atau barang.
    h. Harga yang tidak stabil dapat diatasi dengan kebijakkan pajak dengan menaikkan persentase pajak dan menurunkan persentase pajak pada bidang-bidang yang berkaitan dengan harga pasar dalam perekonomian
    Dengan referensi yang ada, waktu dan semangat yang masih tersisa di raga dan di pikiran makalah ini bisa terselesaikan. Karena dengan modal seperti itu, makalah ini masih banyak kekurangan dan diharapkan dapat diperbaiki kedepannya. Diharapkan makalah ini juga dapat membantu pembaca baik dari inspirasi, maupun sebagai bahan kajian atau pembelajaran. Makalah ini adalah bukti dari kemampuan penulis yang masih banyak perlu belajar. Bagi pembaca di ucapakan terimakasih. Tetap semangat jalani hari-hari dan hadapilah dengan senyuman dan berpikir positif di setiap inchi masalah. Salam Mahasiwi Indonesia.


    DAFTAR PUSTAKA
    http://baskom2.blogspot.com/2011/12/makalah-perpajakan.html
    http://www.ortax.org/ortax/?mod=buku&page=show&id=52&q=&hlm=1
    http://pajakonline.net/macam-macam-pajak-penghasilan/
    http://pelayanan-pajak.blogspot.com/2009/08/jenis-dan-macam-pajak-di-indonesia.html
    http://www.pajak.go.id/perpustakaan/index.php?p=show_detail&id=5257
    http://maksumpriangga.com/pengertian-dasar-dan-ciri-ciri-pajak-definisi-pajak.html
    http://9triliun.com/artikel/2108/pengertian-pajak.html



  •  

    Terkesan Mengelabuhi Mata Tuhan.

    Kategori │Motivasi Islami

    Islam, adalah agama yang di sempurnakan.
    Islam itu mengasihi, memberi, mengatur, menyayangi, serta Islam itu memberi solusi.
    Allah SWT Itu maha melihat, maha mengetahui, maha mendengar, dan Maha segala - galanya.
    Kita sebagai orang Islam harus benar - benar mengerti Islam dan mendalami Islam sedalam - dalamnya kita punya perasaan, dan hati nurani, sehingga tidak hanya ngambang hanya sampai di kulitnya saja.


    Ibadah tidak hanya shalat ,ngaji dan berdzikir saja, tetapi baik kepada sesama, menolong yang kesusahan, serta menjadi masyarakat yang cinta kedamaian adalah bentuk implementasian dari pada nilai - nilai luhur ajaran islam.
    Jadilah orang islam yang ramah, sopan serta selalu megutamakan kemajuan bersama dengan adanya persatan dan kesatuan.
    Memahami islam harus benar - benar selaras antara hati kita serta akal nalar logita kita.
    Fenomena sekarang - karang ini nampak aneh, karena banyak orang yang mengaku islam tetapi tindakannya tidak mencerminkan nilai - nilai daripada keislaman.


    Jubah putih gamis putih yang kau kenakan tak bisa menutupi penyakit kurap yang ada pada dirimu, karena ekpresi gatalmu tak bisa kau tutupi dengan kain suci itu.
    Bahkan hanya karena seseorang ingin melampiaskan hawa nafsunya.
    Kalau menyukai wanita - wanita cantik atau seorang pelacur diluar sana walaupun sudah dibayarnya tentulah itu suatu dosa.
    Tetapi dengan cara memanggil dua orang saksi, wali hakim, serta penghulu ustad bayaran, dan melakukan pernikaan, tentu itu sah sah saja dan tak ada dosa, tetapi puas menikmati tubuh wanita yang hanya beberapa hari saja langsung di jatuhkannya talak tiga.
    Hlo ini kan aneh, iya mungkin menurutmu kamu tidak ada dosa karena sudah halal di mata agama. ini kan kamu seolah - olah ingin mengelabui mata Tuhan. Kamu ini Tuhan kok di tipu !, Mbok yao memahami islam itu jangan hanya dengan syariatnya saja , tetapi juga hakikatnya juga.


    Inilah fenomena yang sangat banyak terjadi di masyarakat kita.
    Bilang agama - agama, berkedok agama untuk mencari pendukung, melakukan makar, menimbulkan keresahan. Mbok yao kalau memang ingin menjadi pemimpin bertarung dengan prosedur yang ada, melalui sistem yang teratur.
    Mentang - mentang sholat di masjid, marah - marahin yang tidak sholat, berjilbab rapi bagus, marah - marahin yang tidak berjilbab,
    tak usah begitulah.
    Jangan caci kegelapan, tetapi bawakan lentera untuk kegelapan.
    Allah itu benci dosa, tetapi allah tidak benci pendosa.
    Barokallah terimakasih.

    28 Agustus 2017

    SUKAMIM


  •  

    Tri Dharma Tinggal Mitosnya Saja

    Kategori │mahasiswa

    Tri Dharma, iya siapa sih yang gak mengenal ini.
    Semua mahasiswa pasti sudah mengetahuinya.
    Bagiku tri dharma hanyalah tinggal mitosnya saja.
    Dimana isi daripada tri dharma yang intinya adalah pembelajaran, penelitian, dan pengabdian / pengamalan.
    Ada suatu kisah yang sangat menarik, saya berasal dari desa, semua temen - temen yang anaknya orang kaya di desa, dan ia adalah senior saya, mksdnya umurnya lebih tua dari saya, berangat ke kota untuk melanjutkan sebagai mahasiswa, yang katanya saja mahasiswa adalah manusia terintelektual sedunia, namun ketika lulus kuliah nampak seperti orang kebingungan saja , nampak bingung ia mau ngapain.


    Lalu dimana pengamalan tri dharmanya, yang akan siap melakukan pengabdian, harusnya ilmu yang di dapat dari bangku perkuliahan di tularkan kepada masyarakat desa setempat.
    Yang lebih aneh lagi,
    Ada proses KKN namanya, yaitu di mana kampus menugaskan mahasiswanya untuk berdekatan, dan bersinggungan langsung kepada masyarakat.
    Namun apa yang terjadi seorang mahasiswa berlagak sok - sok an apabila berbicara, bahasanya sok intelek, ia munkin terbiasa dengan diskusi semacam itu jika sesama para teman - temannya mahasiswa.


    Tapi inikan beda tempat beda kondisi,
    bukannya kata in telektuil itu dari kata in = masuk, harusnya pemikirannya, pembicaraanya bisa masuk ke segala lini telinga, seperti halnya berbicara kepada bapak - bapak petani yang ada di desa.
    Nah ini malahan kebalik, orang desa yang disuruh memahami dia yang notabene adalah seorang mahasiswa.
    Ah nampaknya bener, tri dharma hanyalah tinggal mitosnya saja,
    angker, dan terlihat sakti hanya dinamanya.
    Orang aktualnya para mahasiswa juga begitu adanya.
    Inilah yang terjadi, para mahasiswa sudah tak mau lagi, hatinya tak terketuk lagi. Yang penting ia kuliah, hanya untuk rupiah saja.
    Padahal diatas rupiah ada yang lebih mulia, yaitu menjadi yang manfaat buat sesama.


    Maka di sinilah aku rasa, nampak ada cahaya terang yang sebentar saja menyinari kegelapan, layaknya kilat yang menyala dimalam hari, namun cahaya ini datang dari sedikit para aktivis mahasiswa yang masih menginginkan suatu kemajuan, dan perubahan.
    Semoga tri dharma tak hanya menjadi suatu kata - kata indah saja, tapi bagaimana ia bisa merasuk diseluruh relung para mahasiswa, yang di mana masa depan Bangsa ada padanya.

    09 Agustus 2017

    SUKAMIM.




  •  

    Tuhan Itu Pencemburu

    Kategori │Motivasi Islami

    Rasa cinta memanglah anugrah oleh sang maha kuasa, kasih sayang dan cinta sungguh melekat di setiap rasa, rasa itu dimiliki oleh semua makhluk yang bernyama.
    Tentu rasa sayang yang di dapat oleh manusia di pergunakan untuk mencintai sesamanya.


    Sehingga rasa cinta ini diberikan Tuhan kepada hambanya manusia supaya manusia mencintainya, mengenalnya, memujinya, mengesakannya, menyembahnya, mengagungkannya, dan taat kepadanya.
    Tentu rasa cinta kepada Tuhan berbeda dengan cinta kepada yang lainnya.
    Nabi pernah berkata cintai sesuka hatimu apa yang kau pandang menurutmu menyenangkan, kau boleh cintai dunia tapi ingat kau akan meninggalkan dunia, kau boleh cintai anakmu, istrimu, dan hartamu, tapi kau juga akan pisah dengan itu semua.
    Bagiku Allah itu pencemburu apabila ada hambanya yang menduakannya dengan yang lainya, dengan uangkah, jabatankah, kekasih hatikah, lebih - lebih kepada benda - benda yang di anggap itu mempunyai kekuatan khusus dan orang itu mengagung - agungkan benda dan menyembahnya.
    Maka menurutku, cintai yang lain sewajarnya. Mencintai semua karenanya, dengan begitu bisa menambah rasa syukur kita kepada sang maha pencipta.


    Jangan terlalu mencintai ciptaannya melebihi cintamu padanya.
    Maka dari itu ber Allahlah berAllahlah se Allah Allahnya hingga tak ada yang lain selain Allah itu sendiri. Posisikan Allah diatas segala - galanya.
    Undang Allah disetiap lahkahmu, libatkan Allah disetiap keinginan, dan hajatmu. Apabila sudah Allah yang berperan, akan mudah semua keinginan.

    08 Agustus 2017

    SUKAMIM.


  •  

    Ber cadar hanyalah melambangkan perbudakan

    Kategori │Umum

    Pernah aku mengamati wanita yang bercadar, aku pandang gak ada pantas - pantasnya dan indahnya, apalagi warna - warnanya hitam kayak ninja aku simpulkannya.


    Lalu ketika dalam kelas aku mencoba bertanya pada kawanku yang iapun setel clananya cingkrang - cingkrang,
    kenapa wanita harus bercadar?
    Ia menjawab bukannya jika laki - laki dan perempuan berpandang - pandangan saja tak di perbolehkan.
    Lalu aku menjawabnya, jika aku boleh menganalogikan sederhananya saja, Tuhan melarang kita merampok dan mencuri, lantas kenapa gak semua orang menutup rapat - rapat pintu rumahnya.
    Tuhan juga melarang kita untuk bicara dusta, kenapa kita tidak jahit saja ini kita punya mulut.
    Begitulah kira - kira umpamanya.
    Bukannya senyum saja ibadah kata Nabi, lantas kenapa harus ditutupi itu muka, lantas bagaimana bertegur sapa dengan senyuman manis kalau semua tertutup seperti itu.
    Jadi ini bukan melambangkan Islam menurutku.
    Bukankah Nabi kita mengajarkan kepada kita semua untuk memuliakan wanita,
    tapi jika kita memperlakukan wanita seperti ini, konyol aku kira, karena hanya menjadikan wanita layaknya budak saja, budak - budak mesum, panganut ajaran kuno.
    Bahkan di jaman kuno sekalipun tak seperti ini.
    Jika berdiskusi antar Mahasiswa harus digaris - garis pakek rafia, ah lebay kali, padahal pas pulang diskusi diantar pakai sepeda montor juga itu dada punya nempel di punggung.
    Lantas gimana sih yang benar.
    Padahal ritual tersucipun aku lihat aku amati,
    Ketika kita sholat, ritual pertemuan kita kepada Allah Swt, yang harus suci dari hadast kecil dan hadast besar, toh tak selebay itu pakaiannya.
    wanita muka terbuka, sedangkan cukup hanya jarak tak usah bertirai tak apa, sehingga menempatkan Bapak dimuka dan Ibu - ibu dibelakangnya.


    Jika sholat yang suci saja seperti ini diantaranya, lantas atas dasar apa mereka - meraka seperti itu.
    Aku bukan benci atas perbuatan kawanku yang seperti itu.
    Hanya saja aku ingin mengajakmu maju pikiranmu.
    Sehingga maju tak harus melihat masa dahulu, seperti jaman khilafah. Tapi kita satukan, jangan jadi orang islam yang kuno, kolot, tak mau ikuti jaman. Dan kau selalu pakai jurus saktimu keBid'ahan.
    Akupun orang Islam, bagiku islam Agama yang damai, luar biasa.
    Tapi aku tak bisa rasakan damai bersamamu.
    Bersholawatan menenangkan hatiku, kau tak mau.
    Bertawasulan mengingat para pendahulu dan pahlawanku, kau bilang aku musrik, ah entahlah aku tak tau jalan pikirmu.


    Tetapi terimakasih artikel darimu mengenai khilafah yang kau sodorkan padaku, aku sudah membacanya, walau aku tak sepaham tapi aku dapat petik pelajaran itu artikel tulisanmu.
    Jangankan kau Islam, temanku Katolik memberiku buku tentang Kasih Sayang Yesus pun aku baca dengan girang hati.


    Jadi begini, untuk memerdekakan wanita khususnya Indonesia. Ya seperti itu hlo sosok Ibu Kartini, elegan dengan kebayanya, ke Indonesiaannya, tapi tak hilang marwahnya sebagai Muslimah Indonesia.

    Terimakasih 07 Agustus 2017

    SUKAMIM.






  •  

    DISOMBONGIN ORANG ASING DI NEGERI SENDIRI

    Kategori │Umum

    Ini sengaja aku tuliskan karena rasa keprihatinan hati saya mengamati fenomenal yang ada di Negeri sendiri, Negeri tercintaku yaitu Negeri Indonesia.


    Negeri yang makmur. Sawahnya subur, lautannya luas membentang, dan iklimnya yang bersahabat.
    Tidak ada panas yang terlalu, tidak ada musim dingin yang terlalu.
    Orang - orangnya yang ramah tamah hidup dalam kerukunan.
    Saya ingin mengajak pembaca yang budiman untuk merenung dan berfikir.
    Disini adalah Negeri kita, ini tanah kita ini Indonesia milik kita.


    Jika kita kembali menitik sejarah di masa lampau mengenang kepada para pendahulu kita. Dimana 94% Pejuang bumi putera yang berjuang mengusir penjajah dari bumi Indonesia adalah beragama Islam. Terlepas ada pejuang yang beragama, Hindu, Budha, Kristen, dan Katholik itu ada cuman hanya sebagian saja, tetapi mayoritas pejuang Indonesia adalah beragama Islam.
    Dan disini tidak ada pejuang dari kaum tionghoa yang bener - bener gigih untuk berjuang memerdekakan Indonesia.
    Logika sederhana, harusnya ketika Belanda pergi dari bumi Indonesia, Cina juga harus pergi, karena Cina juga pelaksana daripada penjajahan di Indonesia, molai dia menjadi antek - antek Belanda, menjadi kaum partikelir pencekek rakyat bumi putera.
    Dan disini kita amati saja , okelah jika kita bicara sejarah dulu mungkin kita bisa memaafkan, tapi kita tidak melupakannya untuk kisah itu.
    Jika kita melihat kepribadian orang Indonesia yang dengan keramah tamahannya.
    Tapi kita disini lihatlah orang - orang Cina yang ada di Indonesia, ia selalu memilih terpisah dan tidak mau berbaur dengan orang sipil asli Indonesia.


    Contoh sederhana saja andai kita belanja di mall, terlihat banget itu sombong nya orang - orang Cina yang notabene ia adalah pendatang,
    Miris aku rasakan kita disombongin oleh mereka di Negeri kita sendiri, hlah aneh kan ya.
    Harusnya itu kita yang sombong kepada mereka.
    Dan pendatang yang satu ini memang sungguh terlalu.
    Ayok temen - temen mari kita tengok itu Negara Singapura, orang - orang suku Melayu Pribuminya sudah tersisih sama mereka, mana ada orang Melayu kita lihat di tanah Singapura, hanya beberapa saja, kita lihat saja di kesebelasan sepak bola Singapura misalnya, mayoritas sudah di huni pemain naturalisasi dari tanah Cina atau sering kita sebut orang - orang Tionghoa.
    Begitupun juga disini, di Cikarang sini, atau di Cibatu sini deket Kampus kita, Kampus Pelita Bangsa.

    Akan dibangunnya apartemen mewah Maykarta harga nya mahal dan digadang - gadang menjadi kota besar penuh kemewahan.
    Kita tahu temen - temen bahwa orang Indonesia lebih suka tinggal di perkampungan atau di komplek - komplek perumahan.
    Karena jika kita di perumahan toh paling cuma bayar biaya listrik, air, dan iuaran keamanan buat satpam, tapi dibanding dengan di apartemen kan apa - apa serba bayar, listrik bayar, air bayar, parkir bayar, kepentingan fasilitas apapun serba bayar.
    Dan nantinya kita semua bisa bayangkan semua apartemen itu akan dihuni dan ditinggali oleh orang - orang Cina.
    ha ha dan apa yang terjadi teman - teman kita akan di sombongin lagi oleh mereka - mereka.
    Lagi - lagi kita di sombongin di Negeri kita sendiri di rumah kita sendiri.
    Dan mereka itu hidupnya tak mau bersosial seperti kita - kita.
    Dan marilah teman - temanku semua rapatkan barisan perpintarkan otak kita.
    Kita disini PRIBUMI pemilik dan kita disini TUAN RUMAH, BUKAN TAMU.
    Tulisan ini semoga bermanfaat.
    Terimakasih.


  •  

    Andaikan Surga Dan Neraka Itu Tidak Ada.

    Kategori │Umum

    Andaikan surga dan neraka itu tidak ada, apakah manusia tetap menjadi baik, manusia akan tetap beribadah, apakah manusia akan tetap menjalankan kewajibannya yang di perintahkan agama, seperti sholat ,puasa, dan zakat.
    Karena sering aku dengar kita lakukan ini supaya masuk surga, berpakaian seperti ini supaya masuk surga,
    jangan lakukan itu nanti kamu masuk neraka, jangan berpakaian seperti itu nanti kamu masuk neraka.
    Kok manusia gini amat sih ya, seolah-olah melakukan hanya karena ada ancaman dan hadiah.
    Bukankah kita punya hati yang bisa merasa.


    Manusia itu aneh, jika dia berbuat dengan kesalahannya sendiri, berbuat dosa dengan nafsunya sendiri, ia malah menyalahkan Iblis. Semisal ada perempuan yang hamil diluar nikah, dan ketika bayinya lahir perempuan itu langsung membunuh bayinya, apa yang dikatakan manusia, dasar wanita Iblis gak punya hati. Toh apa sih salahnya Iblis, di buat salah-salahan terus.
    Bukankah ibadah kita itu sebenarnya hanya mengharap rindhonya Allah Swt, jadi kenapa banyak orang sok menghakimi sesamanya dengan mengatakan ibadahmu salah lah, jangan begitu dan begono lah, seolah-olah mereke-mereka itu calo surga dan neraka.
    Nampaknya terlalu sombong mereka dengan menyalahkan sesemanya padahal ia sendiri masih berstatus manusia.
    Kebenaran kita bisa berkemungkinan salah dan kesalahan orang bisa berkemungkinan benar, hanya kebenaran Tuhan yang mutlak tanpa kesalahan.


    Jadi cobalah periksa lagi hatimu, periksa juga keyakinanmu.
    Dan harusnya kita itu saling menghormati, saling menasihati dalam kesantunan, tak usah mengkafir-kafirkan, tapi kita tunjukkan bahwa kitalah pembawa lentera menuju keterangan.


    Allah maha kuasa, Allah maha segalanya. Sungguh masuk neraka akupun rela asal Tuhan merindhoinya.
    Bukankan Nabi Yahya As pernah memasuki neraka dan beliau tidak merasa kepanasan, itu apa sebabnya, karena Allah merindhoi jalannya Nabi Allah Yahya As.
    Mari luruskan hati bahwa kita ibadah hanya semata-mata mencari rindhonya, masalah hadiah biar Tuhan yang fikirin, yang penting kita menjadi hamba yang sebenar-benarnya hamba, dan jadilah manusia yang sebenar-benarnya manusia.


  •  

    Nahdlatul Ulama Dan Muhammadiyah Adalah Organisasi Murni Prodak Dalam Negeri.

    Kategori │Umum

    Nusantara, iya bicara nusantara tidak lepas dengan yang namanya kerukunan, kesatuan, dan persatuan.
    Rakyatnya menjaga toleransi antar suku, ras, budaya, dan agama.


    Karena mereka sama-sama ngerti bahwa mereka adalah satu wadah dalam negara yaitu wadah negara Indonesia. Mereka juga faham bahwa sekalipun berbeda tetapi mereka tetap satu yaitu dalam kebhinekaan.


    Dan bicara kerukunan serta toleransi telah di contohkan oleh para kedua faunding fhather kita yaitu Mbah Hasyim Asy'ari dan Mbah KH Ahmad Dahlan, mereka sangat rukun saling mencintai. Beliau juga tunggal guru, tunggal petarangan, yaitu sama-sama murit dari Mbah Kholil Bangkalan Madura.


    Tak cukup sampai di situ, kedua ulama besar tersebut karena sama-sama pandai, sama-sama berilmu. Maka mereka saling menghargai satu sama lain, serta rasa toleransi mereka tinggi.
    Beliau unuk berjuang demi Indonesia pun caranya berbeda, kendaraannya berbeda tetapi satu tujuan yaitu demi kemaslahatannya Indonesia menjadi negara yang merdeka, bersatu, adil dan makmur. Rakyatnya tersenyum dengan kemakmuran dan kedamaian.
    Maka ketika tanggal 18 November 1912 organisasi Muhammadiyah berdiri yang di dirikan oleh Mbah KH Ahmad Dahlan, dan ketika tanggal 31 Januari 1926 organisasi Nahdlatul Ulama berdiri oleh Mbah Hasyim Asy'ari. Ketika itu tujuan mereka hanya satu sebenarnya, yaitu untuk menggalang wadah persatuan, karena kalau tidak di wadahi dalam satu wadah maka untuk berjuang akan susah karena sulitnya untuk mempersatukan, dikarenakan masih ambyar sana sini gak karuan.
    Dan jika saya telaah , kenapa sih di beri nama organi sasinya Nahdlatul Ulama, yang artinya kebangkitan ulama, kenapa organisasi ini diberi nama kok ke arab arapan, kenapa gak pakai nama Indonesia saja, misal Kebangkitan Ulama Indonesia kek, atau Kebangkitan Persatuan Umat Islam Indonesia atau apalah yang jelas namanya lebih ke Indonesiaan. Setelah berfikir panjang dan membaca berbagai literasi yang ada, mungkin nama Nahdlatul Ulama ini hanyalah nama untuk berkamuflase, dan untuk menutupi visi besar yang terselimuti. Di beri nama Nahdlatul Ulama supaya orang Belanda mikir ini hanya organisasi buat agenda mengaji keagamaan, ya kira-kira begitulah, maka lagu mars NU pun juga pakai bahasa arab, yaitu,: Yalal waton yalal waton yalal waton khubbul waton minal iman, coba kalau waktu itu, langsung mars NU di terjemahkan seperti sekarang ini yang, Pusaka hati wahai tanah airku cintaku dalam imanku, mungkin jika itu yang dilakukan oleh Mbah Hasyim , kemungkinan besar NU sudah di brendel oleh pihak Belanda atau para pengikutnya di ciduki, di tembaki, di bunuh, dan di penjara oleh tentara Belanda. Karena Belanda akan tahu bahwa ini adalah organisasi yang mengagendakan kemerdekaan negara.
    Bagai mana dengan Muhammadiyah? Saya jawab SAMA.
    Kedua organisasi ini sama-sama lahir dari rahim Ibu Pertiwi, di motori oleh orang besar, orang pandai yang sama-sama mencintai negeri. Maka jika Organisasi ini lahir dari dalam negeri dan modal pun juga dari dalam negri, agendanya utuk memerdekakan negeri, serta mempersatukan negeri.


    Pertanyaannya mungkin tidak NU dan Muhammadiyah akan menghancurkan negeri? Tentu tidak dong. Kedua organisasi ini kan sama-sama satu Visi, yaitu terciptanya negara Indonesia yang berkedaulatan dan negara Indonesia yang merdeka dan terbebas dari cengkraman negara dari barat yang bangsat negara penjajah.
    Hal ini tentu beda dengan organisasi yang baru-baru lahir, baru bau kencur, bau kencing, mereka lahir sok-sok pakai nama yang mungkin mentereng, tapi modal dari luar ,faham-faham yang di bawa dari luar, tentu dong analisa kita bersama. Organisasi dari luar, modal dari luar, ya pasti gak akan membangun Indonesia justru malah akan merusak tatanan Indonesia yang sudah baik.
    Jadi luar biasa ya para sahabat pembaca yang budiman pemikiran kedepan para faunding father kita, termasuk pemikirannya untuk keamanan bersama.
    Yang jelas apapun organisasimu, apapun partaimu, yok kita sama-sama mengendarai dengan baik kendaraan kita masing-masing demi persatuan, dan demi majunya bansa Indonesia kita tercinta ini.
    Semoga bermanfaat dari saya sekian dan terimakasih.



    18 Juni 2017
    Sukamim.














  •  

    HIZBUT TAHRIR INDONESIA SUDAH BUBAR

    Kategori │Umum

    Apa sih yang terbenak dalam fikiran para sahabat ketika mendengar nama Hizbut Tahrir Indonesia? Ormas terlarang, iya. Akupun demikian.


    Karena sebagai organisasi masyarakat yang harusnya agenda-agendanya itu mensejehterahkan masyarakat dengan ilmu-ilmu dan ide-ide untuk memajukan negara dengan persatuan, tapi apa yang di lakukan oleh ormas HTI ini malah mengadegakan pembentukan negara dengan sistem dan idiologi baru.
    Jadi disini sangatlah tepat langkah dari Bapak Wiranto selaku Menteri politik hukum dan keamanan membubarkannya melalui pidato, dan pembubaran ini sah dimata hukum dan tatanan negara dengan undang-undangnya.
    Namun pembubaran ini kurang disikapi dewasa oleh para aktivis HTI, katanya pembubaran ormas tak cukup dengan hanya melalui pidato, harus dengan sp1,sp2,sp3, dan apalah.


    Sekarang gini ya sahabat, saya kasih contoh sederhana saja.
    Misalnya saya mendirikan yayasan kampus STIE dan saya beri nama STIE Angker Perkasa ,dengan syarat dan asminitratif tertentu pemerintah mengijinkan dan akhirnya resmilah yayasan tersebut, dan suatu saat nanti ataupun dikemudian hari seling berjalannya waktu yayasan STIE Angker Perkasa ini bermasalah, dan pemerintah mencabut ijinnya, otomatis walaupun saya demo dan memberontak dengan tidak menyepakati kebijakan pemerintah sudah bukan nama dosen STIE Angker Perkasa ataupaun mahasiswa STIE Angker Perkasa, melainkannya sudah individu diriku, karena secara kelembagaan sudah tidak ada, jadi sekalipun saya dan mahasiswa jumlahnya banyak juga tak bisa menggunakan dan memakai nama aktivis STIE Angker Perkasa tetapi namanya gerakan individu dan kelompok saja.


    Jadi jelas dong, begitulah juga dengan HTI. HTI sudah di bubarkan oleh pemerintah, dicabut ijinnya, jadi sekalipun mereka berkoar-koar meneriakkan " Kami bersama HTI ". Dalam hal ini HTI yang mana ? wong HTI nya sudah tidak ada, dan otomatis jika ada gerakan hanya namanya gerakan individu dan kelompok saja, jadi tak akan kuat.
    Jadi menurut saya HTI itu sudah tidak ada dan bubar.
    Tugas kedepannya adalah merangkul para temen-temen aktivis yang dulu bergabung dalam organisasi HTI yang sekarang sudah di bubarkan oleh pemerintah untuk kita ajak bersama-sama insyaf dan kembali lagi belajar mengenai bela negara dan cinta kepada negara, dengan menancapkan idiologi sebagai manusia pancasila, karena pancasila adalah dasar falsafah bangsa dan negara kita tercinta yaitu Indonesia.
    Pancasila jaya
    NKRI harga mati
    Indonesi merdeka
    Jaya-jaya selama-lamanya
    Salam pergerakan.

    Sukamim
    17 juni 2017.


  •